TUGAS 2 Matematika Diskrit TIF B 17

TUGAS 2 27 September 2018

Matematika Diskrit 3 sks

Kelas TIF B Pagi 2017  Universitas Medan Area

Buatlah Rangkuman/Resume dari paper/Artikel llmiah yang sudah ditentukan !

THE RULE :

  1. Diskusikan di kelas, pembagian nomor artikel di setiap kelompok. TIDAK boleh ada kelompok yang membahas nomor Artikel yg sama.
  2. Maximal anggota 3 orang sekelompok dan 1 Artikel
  3. DILARANG SAMA ISI dan nomor artikel yg di review, jika isi sama dianggap nilai 0 untuk semua anggota di kelompok tersebut pada Tugas 2 untuk matauliah ini.
  4. Format penamaan file yg di email :

KEL_<nomor kelompok>_PAPER_<nomor artikel>.docx

Contoh :

KEL_1_PAPER_3.docx (Kelompok 1 dan artikel no 3)

Petunjuk : dikerjakan per Kelompok dan dikumpul kan dalam bentuk file Ms Word.

PENTING !!!

DIKUMPULKAN MELALUI EMAIL, di Kirimkan ke rizkimuliono@staff.uma.ac.id

Deadline pengumpulan tgl : 03 Oktober 2018 pukul 06.00 wib

Task 1

Rangkumlah dengan detail. HARUS Mencakup :

  1. Judul, Identitas dan Profil Artikel/paper, Nomor Artikel,
  2. Caritakan Masalah dan alasan pembahasan pada artikel,
  3. Ceritakan Metode, proses hitungan, rumus yang di pakai untuk pemecahan masalah pada artikel,
  4. Caritakan Hasil dan kesimpulan anda tentang hasil apa yg di kerjakan oleh si peneliti di dalam Artikel nya.

KERJAKANLAH DENGAN BAIK.

Berikut Link Download Artikel :

File Petunjuk TUGAS

Artikel 1

Artikel 2

Artikel 3

Artikel 4

Artikel 5

Artikel 6

Artikel 7

Artikel 8

Artikel 9

Artikel 10

Artikel 11

Artikel 12

TUGAS 1 IMK (Interaksi Manusia dan Komputer) 26 Sep 2018

TUGAS 1 26 September 2018

IMK (Interaksi Manusia dan Komputer) 3 sks

Kelas TIF 2016  Universitas Medan Area

Menganalisa website / aplikasi !

  1. Website Pem Prov SUMUT : sumutprov.go.id/
  2. Website KPUD Sumut : https://kpud-sumutprov.go.id/
  3. Website PemKab Serdang Bedagai : http://www.serdangbedagaikab.go.id/
  4. Website Universitas Medan Area : http://uma.ac.id/

Diskusikan dengan teman sekelas untuk pemilihan website yang akan di analisa, Setiap orang hanya 1 website tidak boleh sama.

Pilih salah satu website dan DILARANG SAMA ISI, jika isi sama dianggap nilai 0 untuk Tugas 1 untuk matauliah ini.

Petunjuk : dikerjakan dan dikumpul kan dalam bentuk file Ms Word.

PENTING !!!

DIKUMPULKAN MELALUI EMAIL, di Kirimkan ke rizkimuliono@staff.uma.ac.id

Deadline pengumpulan tgl : 03 Oktober  2018 pukul 09.00 wib

Task 1

“ Buatlah rangkuman dari hasil analisa terhadap sebuah website ataupun aplikasi dimaksud, jelaskan kaidah-kaidah relevansinya seusia Tujuan dan Ruang Linkup IMK yang baik dan benar, menjelaskan semua menu yang ada dan anda boleh menyebutkan kelebihan dan kekurangan yang ada pada website tersebut.”

SELAMAT MENGERJAKAN !

lebih lengkap ada pada file soal di bawah ini :

Tugas 1 Aplikasi Mobile TIF 2016

TUGAS 1 26 September 2018
APLIKASI MOBILE 3 sks

Kelas TIF 2016  Universitas Medan Area

Buatlah Rancangan Aplikasi Mobile Dalam Bentuk Dalam Bentuk ‘Mockups’ !

Rancanglah sedemikian hingga baik dan relevan sesai kaidah IMK berikut menu bar, menu icon dan alur proses serta fungsi setiap elemen yang ada pada rancangan aplikasi anda tersebut. Buat dengan model proposal, ada cover tugas, nomor halaman, dan judul di setiap bab dan sub bab.

DILARANG SAMA ISI RANCANGAN / IDE/ JUDUL, jika isi sama dianggap nilai 0 untuk Tugas 1 untuk matauliah ini.

Petunjuk : dikerjakan dan dikumpul kan dalam bentuk file Ms Word.

PENTING !!!

DIKUMPULKAN MELALUI EMAIL, di Kirimkan ke rizkimuliono@staff.uma.ac.id

Deadline pengumpulan tgl : 02 October 2018 pukul 20.00 wib

Task 1

Buat gambar rancangan aplikasinya berikut keterangan di setiap icon menu dan jelaskan fungsi semua object yang ada di dalamnya.

Task 2

Buat gambar rancangan alur atupun proses bisnis dan penggunaan rancangan aplikasi nya dengan menggunakan object dan gambar warna dan garis seperti contoh di bawah ini.

Untuk contoh tugas Lebih lengkap Unduh file soal di bawah ini :

Fitur Fitur Pada OOP

oops-concept-basic-cpp

Encapsulation

Penggabungan antara data (attribut) dengan prosedure (method) yang mengolahnya.

Inheritance

Penurunan sifat (attribut dan method) dari Class Parent  (SuperClass) ke Class Child (SubClass). Ini menandakan

bahwa OOP mendukung konsep code reuse dimana data-data  yang ada di class parent bisa di kenal di kelas child.

Polymorphism

Sebuah kemampuan dari sebuah objek untuk bekerja dalam  berbagai bentuk . Penggunaan umum polymorphism biasanya  digunakan ketika sebuah reference dari class parent digunakan untuk mengacu ke class child.

Fuzzy Logic

300px-Fuzzy_logic_temperature_en.svg

  • Logical system yang mengikuti cara penalaran manusia yang cenderung menggunakan ‘pendekatan’ dan bukan ‘eksak’
    Sebuah pendekatan terhadap ketidakpastian yang mengkombinasikan nilai real [0…1] dan operasi logika
  • Mudah dimengerti
  • Pemodelan matematik sederhana
  • Toleransi data-data yang tidak tepat
  • Dapat memodelkan fungsi-fungsi non liner yang kompleks
  • Mengaplikasikan pengalaman tanpa proses pelatihan
  • Didasarkan pada bahasa alami

Fuzzy vs Probabilitas

  • Fuzzy ¹ Probabilitas
  • – Probabilitas berkaitan dengan ketidakmenentuan  dan kemungkinan

– Logika Fuzzy berkaitan dengan ambiguitas dan

ketidakjelasan

  • Contoh 1:

Billy memiliki 10 jari kaki. Probabilitas Billy memiliki 9 jari kaki adalah 0. Keanggotaan Fuzzy Billy pada himpunan orang dengan 9 jari kaki ¹ 0

  • Contoh 2:

– Probabilitas botol 1 berisi air beracun adalah 0.5 dan 0.5 untuk isi air murni {mungkin air tersebut tidak beracun}

– Isi botol 2 memiliki nilai keanggotaan 0.5 pada himpunan air berisi racun {air pasti beracun}

  • Contoh:

–Ann 28 tahun,                0.8  pd himp “Muda”

–Bob 35 tahun,                0.1 pd himp “Muda”

–Charlie 23 tahun,           1.0 pd himp “Muda”

Tidak seperti statistik dan probabilitas, derajat tidak menggambarkan probabilitas objek tersebut pada himpunan, tetapi menggambarkan taraf/tingkat  keanggotaan objek pada himpunan

INTERFACE JAVA

main-qimg-91b0047cda804d80dc1a0ef9d0b5f2c0

Inter face adalah sekumpulan method abstract.

Inter face adalah kontrak interaksi objek dengan dunia luar.

Class dapat mengembangkan sebuah inter face dengan cara  mengimplementasikannya .

Cara menuliskan inter face mirip dengan cara menuliskan  class, tetapi inter face bukanlah class.

Perbedaan inter face dengan class:

Interface dikembangkan dengan keyword implements

Class dikembangkan/diturunkan dengan keyword extends

Semua method yang ada di interface WAJIB diimplementasikan di

class yang mengimplementasikannya.

Setiap method yang ada di interface harus diimplementasikan,  sedangkan pada class tidak semua method harus dioverride.

Contoh :

>>Inter face Bidang2D

public interface Bidang2D

double getKeliling(); 

double getLuas();

}

Mengimplementasikan Inter face Bidang2D sebagai

Persegipanjang

public class Persegipanjang implements Bidang2D

public double panjang;

public double lebar;

public double getKeliling(){ 

return 2*(panjang+lebar);

}

public double getLuas(){ 

return panjang*lebar;

}

}

 

Class Tester  :  Bidang2DTester

public class Bidang2DTester {

public static void main(String[] s){ 

Lingkaran l=new Lingkaran();  Bujursangkar b=new Bujursangkar();  Persegipanjang p=new Persegipanjang();  l.radius=10;

System.out.println(“Lingkaran dengan radius “+l.radius);  System.out.println(“Luas : “+l.getLuas()+” Keliling : “+

l.getKeliling());

b.sisi=15;

System.out.println(“Bujursangkar dengan sisi “+b.sisi); 

System.out.println(“Luas : “+b.getLuas()+” Keliling : “+

b.getKeliling());

p.panjang=5p.lebar=6;

System.out.println(“Persegi dengan panjang : “+p.panjang+  lebar : “+p.lebar);

System.out.println(“Luas : “+p.getLuas()+” Keliling : “+  p.getKeliling());

}

}

Class Abstract pada Java

java-abstract-class from www.ashtpoint.com

  • Class abstract adalah class yang tidak dapat diinstansiasikan .
  • Semua member dari class tetap ada tetapi tidak bisa diinstansikan .
  • Jika class abstract ingin diinstansiasikan , maka harus  diturunkan terlebih dahulu ke subclassnya.
  • Abstract dapat digunakan pada level Class atau Method.
  • Untuk menyatakan sebuah class adalah class abstract,tambahkah keyword abstract ketika mendefinisikan class.
  • Class abstract dikembangkan dengan keyword extends.
  • Abstract terjadi ketika seorang pendesain sistem baru

memikirkan rencana method yang ada tetapi belum terlalu  memperdulikan bagaimana implementasinya.

>>Contoh Class biasa

public class Pegawai {

private String NIP;  private String nama;

public Pegawai(String nama, String NIP){ 

this.nama=nama;

this.NIP=NIP;

}

public String getNama(){

return nama;

}

public String getNIP(){

return NIP;

}

public void kirimEmail(String to, String subjek, String isi){ 

System.out.println(getNama()+” Kirim email ke : “+to+”\n”+”Dengan Subjek : “+subjek+”\n”+  “Dengan Isi  : “+isi);

}

}

Interface pada Java

  • Inter face adalah sekumpulan method abstract.
  • Inter face adalah kontrak interaksi objek dengan dunia luar.
  • Class dapat mengembangkan sebuah inter face dengan cara  mengimplementasikannya .
  • Cara menuliskan inter face mirip dengan cara menuliskan  class, tetapi inter face bukanlah class.

Perbedaan inter face dengan class:

  • Interface dikembangkan dengan keyword implements
  • Class dikembangkan/diturunkan dengan keyword extends
  • Semua method yang ada di interface WAJIB diimplementasikan di

class yang mengimplementasikannya.

  • Setiap method yang ada di interface harus diimplementasikan, sedangkan pada class tidak semua method harus dioverride.

Kita ingin membuat sebuah aplikasi untuk menghitung luas dan

keliling dari berbagai bidang 2 Dimensi. Di setiap bidang 2 Dimensi

pasti memiliki 2 method yang sama yaitu getLuas dan getKeliling .  Tetapi implementasi/isi dari kedua method ter sebut berbeda – beda  untuk setiap jenis bidangnya .

Object Oriented Programming (OOP)

Object Oriented Programming (OOP) / Pemrograman Berbasis  Objek (PBO) adalah :

  • konsep pemrograman yang menerapkan  konsep objek , dimana objek terdiri dari atribut (informasi-informasi mengenai objek) dan method ( prosedur/proses)  yang bisa dilakukan oleh objek tersebut.
  • Software/Perangkat lunak terdiri dari objek-objek yang saling berinteraksi.

Hirarki paradigma konsep dalam PBO diantaranya adalah :

Continue reading

JARINGAN SYARAF TIRUAN PENGENALAN POLA HURUF DENGAN JARINGAN HEBB

JARINGAN SYARAF TIRUAN PENGENALAN POLA HURUF DENGAN JARINGAN HEBB

Rizki Muliono (Universitas Medan Area), Juanda Hakim Lubis (Universitas Medan Area)

Pengenalan pola karakter dalam ilmu artifisial intelegen merupakan metode yang sangat bekembang cepat dan terus dikembangkan hingga saat ini, kebutuhan akan keamanan informasi dan sekuritas sebuah informasi ataupun device bisa di block dengan menggunakan sebuah sistem yang tertanam sebuah kemampuan ataupun fitur dalam pengenalan pola. Model ini bisa diterapkan baik pada pegenalan pola wajah, pola sidik jari. Dalam artikel ini akan di bahas tentang analisi pengenalan pola sederhana dengan menggunakan jaringan syaraf tiruan yaitu metode hebbian. Dengan dua pola awal sebagai pengetahuan atau learningbase nya dan kemudian diuji dengan pola – pola inputan baru yang akan di cek kemiripannya dengan kedua pola learning base apakah di kenali sebagai pola satu atau sebagai pola dua. Dengan menggunakan 25 variabel input dan bias 1 dengan nilai bobot awal 0, pola U dan S di inisialisasi dengan karakter x bernilai 1 dan karakter o bernilai -1 dengan output bipolar, U tareget 1 dan S target -1, fungsi f(net) adalah 1 jika Y  >= 0 dan -1 jika Y < 0. Jaringan yang telah terbentuk dari dua pola awal yang telah di kenali kemudian weigh jaringan di test dengan pola 6, 3, U’ dan 8 maka di dapat hasil adalah  pola 6 dan 3 dikenali atau mendekati mirip S dan U’ mendekati U.

Kata kunci: Jaringan Syaraf Tiruan, Hebb, Pengenalan Pola

Lebih lengkap dapat Abstract dilihat pada pada Jurnal : http://jurnal.kaputama.ac.id/index.php/JTIK/article/view/82

Full  PDF read link nya disini : http://jurnal.kaputama.ac.id/index.php/JTIK/article/view/82/82

Jangan Lupa di Citasi ya !! 😀