Pemrograman Web : CRUD PHP MySQLi #Part 4

tambah_save.php

<?php
include 'koneksi.php';
$npm = $_POST['mhs_npm'];
$nama = $_POST['mhs_nama'];
$jk = $_POST['mhs_jk'];
$jurusan = $_POST['mhs_jurusan'];
$SQL = "INSERT INTO mahasiswa (mhs_npm, mhs_nama, mhs_jk, mhs_jurusan) 
VALUES ('$npm','$nama','$jk','$jurusan') ";
$query = mysqli_query($koneksi, $SQL);
if(!$query) {
	die('Query Gagal : '.mysqli_error($koneksi));
}else{
	header('location: index.php');
}
?>

Pemrograman Web : CRUD PHP MySQLi #Part 3

File : form_tambah.php

Tambah Mahasiswa

Form Tambah

Source Code :

<form action="tambah_save.php" method="POST">
<h3>Tambah Mahasiswa</h3>
<p>NPM : <input type="text" name="mhs_npm" required> </p>
<p>Nama :<input type="text" name="mhs_nama" required></p>
<p>Jenis Kelamin :
<select name="mhs_jk" required>
<option value="">--Pilih kelamin--</option>
<option value="LK">LAKI-LAKI</option>
<option value="PR">PEREMPUAN</option>
</select> </p>
<p>Jurusan : <input type="text" name="mhs_jurusan" required></p>
<button type="submit" name="simpan">SIMPAN</button>
</form>

Pemrograman Web : CRUD PHP MySQLi #Part 1

index.php 

DATA MAHASISWA

tabel Data mahasiswa

Desain Database :

Screen Shot 2019-12-05 at 10.35.53 PM

Script tabel Mahasiswa :

CREATE TABLE `mahasiswa` (
`mhs_id` int(11) NOT NULL,
`mhs_npm` varchar(15) NOT NULL,
`mhs_nama` varchar(50) NOT NULL,
`mhs_jk` char(2) NOT NULL,
`mhs_jurusan` varchar(50) NOT NULL,
`mhs_foto_1` varchar(200) DEFAULT NULL,
`mhs_foto_2` blob DEFAULT NULL
) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=utf8mb4;

ALTER TABLE `mahasiswa`
ADD PRIMARY KEY (`mhs_id`);

ALTER TABLE `mahasiswa`
MODIFY `mhs_id` int(11) NOT NULL AUTO_INCREMENT;
COMMIT;


Berikut Kode php halaman index.php

Continue reading

Algoritma Sorting Untuk Mengurutkan Array

  • Algoritma sorting
    Untuk mengurutkan array
    Algoritma bubble sort
    Contoh:
    int v[5] = { 9, 11, 3, 7, 8};
    Buatlah program untuk mengurutkan elemen array v dari yang terkecil sampai yang terbesar!
    Ilustrasi proses bubble sort
    data = 9 11 3 7 8 -> ada 5 data -> jadi index nya 0 s/d 4
    Algoritma buble sort dengan 5 data membutuhkan 4 langkah proses -> jika ada n data, berarti ada n-1 proses
    Lakukan proses-proses berikut:Proses-1
    data awal proses 1 : 9, 11, 3, 7, 8
    cari bilangan terkecil dari 5 data([0]s/d[4]), dan tempatkan di index 0
    caranya dengan membandingkan data-data yang bersebelahan misal [n] dan [n-1]. Jika [n]<[n-1], data [n] dan [n-1] ditukar.
    Proses-1
    Data awal : 9, 11, 3, 7, 8
    Dari b=4 sampai b=1 kerjakan:–Untuk b=4:
    data[4]<data[3]? -> 8 < 7?
    tidak -> data[3] dan [4] tidak ditukar
    data=9,11,3,7,8

    –Untuk b=3:
    data[3]<data[2]? -> 7 < 3?
    Tidak -> data[2] dan [3] tidak ditukar
    Data=9,11,3,7,8

    –Untuk b=2:
    data[2]<data[1] -> 3 < 11?
    Ya -> data[1] dan [2] ditukar
    Proses menukar :temp = data[1]; data[1] = data[2] ; data[2] = temp;
    Data=9,3,11,7,8

    –Untuk b=1:
    data[1]<data[0] -> 3 < 9?
    Ya -> data[0] dan [1] ditukar
    Proses menukar :temp = data[0]; data[0] = data[1] ; data[1] = temp;
    Data=3,9,11,7,8
    Data akhir proses-1 : 3,9,11,7,8

    Proses-2
    Data awal proses-2: 3,9,11,7,8
    cari bilangan terkecil dari 4 data([1]s/d[4]), dan tempatkan di index 1
    Dari b=4 sampai b=2 kerjakan:

  • –Untuk b=4:
    data[4]<data[3]? -> 8<7?
    Tidak -> [3] dan [4] tidak ditukar
    Data = 3,9,11,7,8

    –Untuk b=3:
    data[3]<data[2]? -> 7<11?
    Ya -> [2] dan [3] ditukar
    Proses menukar :temp = data[2]; data[2] = data[3] ; data[3] = temp;
    Data = 3,9,7,11,8

    –Untuk b=2:
    data[2]<data[1] -> 7<9?
    Ya -> [1] dan [2] ditukar
    Proses menukar :temp = data[1]; data[1] = data[2] ; data[2] = temp;
    Data = 3,7,9,11,8
    Data akhir proses-2 : 3,7,9,11,8
    Proses-3
    Data awal proses-3: 3,7,9,11,8
    cari bilangan terkecil dari 3 data([2]s/d[4]), dan tempatkan di index 2
    Dari b=4 sampai b=3 kerjakan:

    –Untuk b=4:
    data[4]<data[3]? -> 8<11?
    ya -> [3] dan [4] ditukar
    Proses menukar :temp = data[3]; data[3] = data[4] ; data[4] = temp;
    Data = 3,7,9,8,11

    –Untuk b=3:
    data[3]<data[2]? -> 8<9?
    Ya -> [2] dan [3] ditukar
    Proses menukar :temp = data[2]; data[2] = data[3] ; data[3] = temp;
    Data = 3,7,8,9,11
    Data akhir proses-3: 3,7,8,9,11
    Proses-4
    Data awal proses-4 : 3,7,8,9,11
    cari bilangan terkecil dari 2 data([3] dan [4]), dan tempatkan di index 3
    Dari b=4 sampai b=4 kerjakan:

    –Untuk b=4:
    data[4]<data[3] ? -> 11<9 ?
    Tidak -> [3] dan [4] tidak ditukar
    Data = 3,7,8,9,11
    Data akhir proses-4 : 3,7,8,9,11
    Data output algoritma buble sort : 3,7,8,9,11

    Download Materi PPT (Download)

Continue reading

TUGAS 2 Matematika Diskrit TIF B 17

TUGAS 2 27 September 2018

Matematika Diskrit 3 sks

Kelas TIF B Pagi 2017  Universitas Medan Area

Buatlah Rangkuman/Resume dari paper/Artikel llmiah yang sudah ditentukan !

THE RULE :

  1. Diskusikan di kelas, pembagian nomor artikel di setiap kelompok. TIDAK boleh ada kelompok yang membahas nomor Artikel yg sama.
  2. Maximal anggota 3 orang sekelompok dan 1 Artikel
  3. DILARANG SAMA ISI dan nomor artikel yg di review, jika isi sama dianggap nilai 0 untuk semua anggota di kelompok tersebut pada Tugas 2 untuk matauliah ini.
  4. Format penamaan file yg di email :

KEL_<nomor kelompok>_PAPER_<nomor artikel>.docx

Contoh :

KEL_1_PAPER_3.docx (Kelompok 1 dan artikel no 3)

Petunjuk : dikerjakan per Kelompok dan dikumpul kan dalam bentuk file Ms Word.

PENTING !!!

DIKUMPULKAN MELALUI EMAIL, di Kirimkan ke rizkimuliono@staff.uma.ac.id

Deadline pengumpulan tgl : 03 Oktober 2018 pukul 06.00 wib

Task 1

Rangkumlah dengan detail. HARUS Mencakup :

  1. Judul, Identitas dan Profil Artikel/paper, Nomor Artikel,
  2. Caritakan Masalah dan alasan pembahasan pada artikel,
  3. Ceritakan Metode, proses hitungan, rumus yang di pakai untuk pemecahan masalah pada artikel,
  4. Caritakan Hasil dan kesimpulan anda tentang hasil apa yg di kerjakan oleh si peneliti di dalam Artikel nya.

KERJAKANLAH DENGAN BAIK.

Berikut Link Download Artikel :

File Petunjuk TUGAS

Artikel 1

Artikel 2

Artikel 3

Artikel 4

Artikel 5

Artikel 6

Artikel 7

Artikel 8

Artikel 9

Artikel 10

Artikel 11

Artikel 12

TUGAS 1 IMK (Interaksi Manusia dan Komputer) 26 Sep 2018

TUGAS 1 26 September 2018

IMK (Interaksi Manusia dan Komputer) 3 sks

Kelas TIF 2016  Universitas Medan Area

Menganalisa website / aplikasi !

  1. Website Pem Prov SUMUT : sumutprov.go.id/
  2. Website KPUD Sumut : https://kpud-sumutprov.go.id/
  3. Website PemKab Serdang Bedagai : http://www.serdangbedagaikab.go.id/
  4. Website Universitas Medan Area : http://uma.ac.id/

Diskusikan dengan teman sekelas untuk pemilihan website yang akan di analisa, Setiap orang hanya 1 website tidak boleh sama.

Pilih salah satu website dan DILARANG SAMA ISI, jika isi sama dianggap nilai 0 untuk Tugas 1 untuk matauliah ini.

Petunjuk : dikerjakan dan dikumpul kan dalam bentuk file Ms Word.

PENTING !!!

DIKUMPULKAN MELALUI EMAIL, di Kirimkan ke rizkimuliono@staff.uma.ac.id

Deadline pengumpulan tgl : 03 Oktober  2018 pukul 09.00 wib

Task 1

“ Buatlah rangkuman dari hasil analisa terhadap sebuah website ataupun aplikasi dimaksud, jelaskan kaidah-kaidah relevansinya seusia Tujuan dan Ruang Linkup IMK yang baik dan benar, menjelaskan semua menu yang ada dan anda boleh menyebutkan kelebihan dan kekurangan yang ada pada website tersebut.”

SELAMAT MENGERJAKAN !

Fitur Fitur Pada OOP

oops-concept-basic-cpp

Encapsulation

Penggabungan antara data (attribut) dengan prosedure (method) yang mengolahnya.

Inheritance

Penurunan sifat (attribut dan method) dari Class Parent  (SuperClass) ke Class Child (SubClass). Ini menandakan

bahwa OOP mendukung konsep code reuse dimana data-data  yang ada di class parent bisa di kenal di kelas child.

Polymorphism

Sebuah kemampuan dari sebuah objek untuk bekerja dalam  berbagai bentuk . Penggunaan umum polymorphism biasanya  digunakan ketika sebuah reference dari class parent digunakan untuk mengacu ke class child.

Fuzzy Logic

300px-Fuzzy_logic_temperature_en.svg

  • Logical system yang mengikuti cara penalaran manusia yang cenderung menggunakan ‘pendekatan’ dan bukan ‘eksak’
    Sebuah pendekatan terhadap ketidakpastian yang mengkombinasikan nilai real [0…1] dan operasi logika
  • Mudah dimengerti
  • Pemodelan matematik sederhana
  • Toleransi data-data yang tidak tepat
  • Dapat memodelkan fungsi-fungsi non liner yang kompleks
  • Mengaplikasikan pengalaman tanpa proses pelatihan
  • Didasarkan pada bahasa alami

Fuzzy vs Probabilitas

  • Fuzzy ¹ Probabilitas
  • – Probabilitas berkaitan dengan ketidakmenentuan  dan kemungkinan

– Logika Fuzzy berkaitan dengan ambiguitas dan

ketidakjelasan

  • Contoh 1:

Billy memiliki 10 jari kaki. Probabilitas Billy memiliki 9 jari kaki adalah 0. Keanggotaan Fuzzy Billy pada himpunan orang dengan 9 jari kaki ¹ 0

  • Contoh 2:

– Probabilitas botol 1 berisi air beracun adalah 0.5 dan 0.5 untuk isi air murni {mungkin air tersebut tidak beracun}

– Isi botol 2 memiliki nilai keanggotaan 0.5 pada himpunan air berisi racun {air pasti beracun}

  • Contoh:

–Ann 28 tahun,                0.8  pd himp “Muda”

–Bob 35 tahun,                0.1 pd himp “Muda”

–Charlie 23 tahun,           1.0 pd himp “Muda”

Tidak seperti statistik dan probabilitas, derajat tidak menggambarkan probabilitas objek tersebut pada himpunan, tetapi menggambarkan taraf/tingkat  keanggotaan objek pada himpunan